Saturday , 19 August 2017
Home » Malang » Wisata Gunung Bromo Tengger Semeru

Wisata Gunung Bromo Tengger Semeru

Wisata Gunung Bromo Tengger Semeru – Mungkin beberapa dari kalian sudah banyak mendengar nama Taman Nasional Bromo Tengger – Gunung Semeru. Sebagian rekan berkata, Gunung Bromo is beautiful scenery in east java. There is no Tengger Tribe, Ceremony Kasada, and sand dunes like at Parang Kusumo beach Yogyakarta.
Ekosistem sabana berpadu dengan dataran tinggi, jika dibandingkan dengan dataran tinggi Pegunungan Dieng terutama daerah Wonosobo, sekarang tingkat erosinya sangat besar, Bromo Tengger masih relativ lebih aman karena tak ada pendangkalan Daerah Aliran Sungai disini.
Yang paling menarik adalah Masyarakat lokal Bromo Tengger, mereka mempercayai bahwa mereka adalah keturunan Majapahit yang melarikan diri ke Tengger setelah masuknya islam ke tanah jawa.
Ada juga tradisi unik disini bernama Upacara Kasada, yaitu melaksanakan Ceremonial pada setiap prosesi prosesi penting dalam hidupnya, seperti kelahiran, menikah, dan lain sebagainya.

Wisata Gunung Bromo Tengger

Wisata Gunung Bromo

Juga dalam pembuatan rumah, mereka memiliki aturan tersendiri, misalnya rumah harus menghadap ke arah timur, dan harus sesuai dengan kontur kemiringan lereng gunung.
Dalam hal pertanian, Penduduk Gunung Bromo Tengger menerapkan sistem Agroforestri dengan meminimalisir tingkat Erodibilitas lahan.
Ya sistem Tumpang Sari dalam satu kebun, itupun selalu didahului Prosesi Upacara Adat sebelum tanam menanam.

Desa tertinggi di wilayah Taman Nasional Gunung Bromo Tengger Semeru adalah Ranu Pani, disana merupakan pos pertama pendakian menuju Puncak Mahameru, setiba Ranu Pani,  Sebaiknya prepare terlebih dahulu, siapkan perlengkapan pendakian, karena tak ada fasilitas apapun di puncak Gunung Mahameru.

AKOMODASI

Akses masuk ke Bromo Tengger Semeru dapat ditempuh dari berbagai kota, bisa dari Pasuruan, Probolinggo, Malang, dan juga Lumajang.
Tentu pemandangan yang dilalui berbeda beda. Jika kita melalui Kota Malang, dapat melihat keindahan kebun apel, trisula, Bukit Teletubies, dan Air Terjun Coban Pelangi.
Jika melalui Pasuruan terdapat bukit yang dinamakan Gunung Penanjakan, tempat ini terkenal dengan Sunrise dan Sunset nya.
Benar.! Menuju Pucak Gunung Bromo. Cahaya sang surya membantu Anda menyaksikan panorama Gunung Bromo. Melalui gurun pasir dengan luas 12km².  Daerah itu sangat tandus berpasir, hanya terdapat ilalang mulai layu terkena sinar matahari. sesampainya dilokasi ini, sebaiknya kamu memakai masker pelindung, karena angin sangat kencang hingga menaburkan pasir.
Wisatawan umum berkunjung kelokasi bromo dipagi hari agar dapat melihat sunrise.
Tak mudah mencapai puncak tertinggi pulau Jawa tersebut. Trek yang dilalui sangat menyulitkan, bisa dikategorikan khusus untuk pendaki profesional.
Namun ada uniknya, terdapat Tanjakan Cinta dengan mitosnya, jika berhasil naik sampai puncak tanpa menoleh kebelakang, maka kisah cintanya langgeng, tentu saat mendaki bersama pasangan kita.

Kesan romantis pasti didapatkan saat melalui hamparan Padang Edelweis bersama pasangan kita.
Ditengah perjalanan, terdapat Danau berbentuk telinga di Desa Ranu Pane, arti kata “Pane” sendiri dalam bahasa jawa kuno adalah berarti mendengar.
Danau ini merupakan kaldera yang terbentuk dari letusan Gunung Semeru beberapa Abad silam, dan juga tercatat sebagai kaldera terluas kedua setelah Danau Toba di Medan Sumatera Utara.

Ranu Kumbolo, Gunung Bromo

Perjalanan tak habis sampai disini, karena masih terdapat Surganya para Pendaki Gunung yang biasa disebut Rakum, yaitu Ranu Kumbolo.

Wisata Bromo Tengger Semeru

Danau dan Landskap Ranu Kumbolo memang sangat Eksotis, sampai sampai produser Film membuat cerita berjudul “5Cm” Di Bromo Tengger. Beberapa dari anda mungkin sudah pernah melihat Film itu.
Suhu udara disini sangat dingin bisa mencapai 5 derajat Celcius.

Setelah Ranu Kumbolo ada Kalimati, Arcopodo, dan terakhir Kawah Jonggring Saloka.
Untuk mencapai semua lokasi itu, perjalanan memakan waktu sekitar 2 hari 1 malam.
Memang cukup lelah, tetapi hilang dan terbayar saat anda menikmati semua keindahan Bromo Tengger Semeru.

Sebagai Pecinta Alam, jika anda ber – Wisata Gunung Bromo, ada pepatah alam yang harus kita jalankan yaitu, “Jangan Meninggalkan Sesuatu Kecuali Jejak, dan Jangan Mengambil Sesuatu Kecuali Gambar”. Bila tak melanggar pepatah ini, mudah mudahan anda selalu nyaman dan selamat sampai tujuan.
Nah itulah Uniknya Bromo Tengger Semeru  Destinasi Wisata Provinsi Jawa Timur.
Jangan lupa baca cerita saya tentang Eksotisnya Danau Toba Medan, Sumatera Utara. Selamat berkunjung.
Salam Blogger.
Terimakasih buat Some One, sebagai penulis artikel ini, You are so smart.

Comments

comments

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates