Saturday , 27 May 2017
Home » Wisata » Sulawesi » Wisata Danau Napabale Muna Sulawesi

Wisata Danau Napabale Muna Sulawesi

Pernah melakukan perjalanan Wisata ke Danau yang Airnya asin? Ternyata Indonesia bagian Timur ada Danau yang airnya berasal dari Laut. Bagi orang Sulawesi, pasti kenal dengan Napabale Muna. Adalah Danau yang akan menghipnotis bagi siapapun yang datang, keindahan panoramanya memang sangat memukau. Danau Napabale merupakan tempat wisata yang terletak di bagian Tenggara Pulau Sulawesi, sekitar 17.3 KM dari ibukota Raha Kabupaten Muna, Sul-Tra.

Secara topografis Napabale Muna berada di sebuah kaki bukit, dibawahnya terdapat Lubang Air sangat besar seperti terowongan yang menghubungkan Danau dengan Laut. Air Danau Napabale dapat mengalami pasang surut, itu disebabkan oleh air laut Napabale yang menuju ke Danau melewati lubang terowongan tersebut.

Ketika Air laut surut para wisatawan dapat mengunjungi terowongan sepanjang 42 meter dan lebar 10 meter. Cara melintasi terowongan biasanya dengan mengunakan sebuah perahu, namun kita ekstra hati-hati ketika air laut sedang pasang, sebab air dapat menggenangi semua permukaan terowongan. Danau Napabale terkenal unik karena air pada Danau rasanya Asin.

Danau Napabale Muna

Danau Napabale Muna

Akses untuk berkunjung ke Danau Napabale Muna Sulawesi Tenggara

Bepergian menggunakan kendaraan umum ataupun pribadi, untuk sampai ke lokasi Wisata Napabale Muna tidaklah terlalu lama, hanya menempuh perjalanan sekitar 20 KM dari ibu kota Raha dan memakan waktu sekitar 1 jam perjalanan, tergantung kondisi cuaca. Karena untuk sampai ke Napabale anda akan menjumpai jalan yang berlobang dan jalan yang terjal dikarenakan aspal jalanan rusak dan belum ada kepastian dari pemerintah untuk diperbaiki.

Saat anda melintasi jalan yang menuju Danau di Sulawesi Tenggara anda juga kan menjumpai beberapa situs patung maupun prasati kuno peninggalan zaman prasejarah  yang terletak diatas bukit, ada beberapa museum disana yaitu Museum Purbakala Liang Kobori dan museum purbakala Metandun.

Napabale Sulawesi

Napabale Sulawesi

Menurut para ahli geologi dan geofisika Danau Napabale Muna terbentuk secara alami 1000 tahun yang lalu, air danau berasa asin dikarenakan Danau Napabale Sulawesi mendapatkan suplai air dari laut melalui terowongan. Banyak ikan besar yang hidup di Danau oleh karena itu jika anda berkesempatan berkunjung ke daerah anda akan menjumpai para nelayan yang sedang menangkap ikan.

Dan yang pasti, ketika anda berekreasi ke lokasi wisata Sulawesi di Danau Napabale, anda akan di manjakan dengan dua pesona alam sekaligus yaitu pesona laut dan Danau.

Keindahan panorama alam perairan Sulawesi dan Danau Napabale bisa anda nikmati dengan cara berlayar di atas perahu atau juga bisa dengan cara diving atau menyelam ke alam bawah laut.

Tetapi jika tidak mempunyai keahlian menyelam , anda bisa meminta bantuan para pengelola wisata Napabale di Muna untuk mengantarkan anda ke tengah Danau. Di tengah Danau ada panorama yang tak kalah indahnya dengan tempat wisata lain, karena ada tiga karang besar seperti mangkuk, ditumbuhi oleh pepohonan hijau rindang.

Tidak hanya itu, Napabale juga dikelilingi oleh tebing yang curam dan perbukitan yang tinggi dan terjal dengan ragam flora dan fauna yang hidup di atasnya, hingga menjadikan pemandangan Napabale semakin mempesona para wisatawan.

Goa Napabale Muna

Jika anda masih kurang puas untuk berwisata ke pulau dan ingin berpetualang secara mendalam, anda bisa menyewa perahu para nelayan milik para penduduk setempat, anda juga tidak perlu menyewa pemandu wisata karena para nelayan sudah hafal betul dengan kondisi alam yang terdapat di Danau Napabale.

Di dekat Napabale terdapat sebuah Goa peninggalan nenek moyang. dijuluki oleh penduduk lokal dengan nama Liang kabori, didalam Goa anda akan menemukan lukisan zaman purbakala yang terpahat seperti stalaktit dan stalakmit.

Goa Napabale Muna

Goa Napabale Muna

Menurut para ahli sejarah, pahatan di Goa Napabale berusia sekitar 1.9 juta tahun yang lalu. Lukisan dibedakan menjadi dua jenis yaitu pahatan atau lukisan bernama metanduno, nama lukisan diabadikan menjadi nama Goa Muna. Masyrakat setempat mempercayai bahwa metanduno adalah Goa untuk para lelaki, karena pahatan dalam gua terdapat lukisan atau pahatan berupa orang bertanduk.

Ada juga Goa Kabori, menurut kepercayaan penduduk setempat Goa disebutkan sebagai milik para perempuan, pasalnya pahatan di gua hanya berisikan gambar-gambar perempuan separuh badan tidak memakai baju yang dipahat oleh nenek moyang mereka di Goa .

Ada lebih dari tujuh Goa di Napabale yaitu

  1. Goa lokalomba
  2. Sugitani
  3. Toko
  4. La tanggara
  5. Pamisa
  6. Metadundo
  7. Kabori
  8. Pinda

Uniknya masing masing lukisan yang terdapat di masing-masing Goa pun tidaklah sama. Berdasarkan penelitian para ahli sejarah, gambar-gambar yang dilukis di dalam dinding Goa Napabale SulTra telah dibuat pada ratusan abad yang lalu. Bahan lukisannya adalah tanah liat dan getah-getah dari pohon.

Panorama Muna

Panorama Muna

Letak antara masing-masing Goa sangat berdekatan, terkecuali Goa Sugi Patani agak sedikit berjauhan dengan yang lain.Sebenarnya masih ada banyak mitos yang belum terpecahkan disana. Bagaimana apakah anda ingin mencoba memecahkan teka-tekinya?

 Akomodasi dan Failitas di Danau Napabale Sulawesi Tenggara

Ada hal yang patut disayangkan Di Napabale, Pemda serta Investor terlihat belum serius mengelola Napabale, wisatawan sulit mencari penginapan / homestay ataupun Hotel , namun apabila anda mengiginkan penginapan untuk bermalam, anda bisa menginap di Hotel Napabale yang berlokasi di Kota Raha Sulawesi Tenggara, jaraknya cukup dekat dengan lokasi wisata Danau Napabale Muna.

Apabila kamu tetap nekat ingin menginap, para pengunjung kami sarankan membawa perlengkapan tidur yang lengkap, seperti tenda, jaket, selimut serta perlengkapan masak dll. jadi sudahkah anda siap untuk berpetualang ke Danau Napabale Muna Sulawesi Tenggara?

Thanks To: Lia Luwuk yang sudah memberi rekomendasi wisata di Pulau Napabale.

Sumber Foto: Sudah di tulis dalam Gambar, Baca Juga Wisata Teluk Kiluan Lampung

Comments

comments

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates

Warning: mkdir() [function.mkdir]: Disk quota exceeded in /home/general8/public_html/wp-content/plugins/quick-cache-pro/submodules/htmlc/html-compressor/includes/core.php on line 2305

Fatal error: Uncaught exception 'Exception' with message 'Cache directory not readable/writable: `/home/general8/public_html/wp-content/cache/quick-cache/htmlc/public`. Failed on `/home/general8/public_html/wp-content/cache/quick-cache/htmlc/public/www-general-web-id/9/7/8/0/f`.' in /home/general8/public_html/wp-content/plugins/quick-cache-pro/submodules/htmlc/html-compressor/includes/core.php:2310 Stack trace: #0 /home/general8/public_html/wp-content/plugins/quick-cache-pro/submodules/htmlc/html-compressor/includes/core.php(456): websharks\html_compressor\core->cache_dir('public', '9780f9295a07f05...') #1 /home/general8/public_html/wp-content/plugins/quick-cache-pro/submodules/htmlc/html-compressor/includes/core.php(398): websharks\html_compressor\core->compile_css_tag_frags_into_parts(Array) #2 /home/general8/public_html/wp-content/plugins/quick-cache-pro/submodules/htmlc/html-compressor/includes/core.php(317): websharks\html_compressor\core->maybe_compress_combine_head_body_css('<!DOCTYPE html>...') #3 /home/general8/p in /home/general8/public_html/wp-content/plugins/quick-cache-pro/submodules/htmlc/html-compressor/includes/core.php on line 2310