Saturday , 27 May 2017
Home » Fotografi » Tips Aman Membeli Kamera DSLR Second

Tips Aman Membeli Kamera DSLR Second

Panduan dan Tips Aman Membeli Kamera DSLR Second.
Hi sobat general, saya akan memberi beberapa tips pada sobat semua tentang bagaimana cara memilih kamera DSLR second atau bekas supaya tidak menyesal nantinya.
Seperti kita tahu, Kamera DSLR sudah menjadi kebutuhan dasar bagi para pecinta fotografi, peminat atau penghobi fotografi, tentu tidak akan pernah merasa keberatan saat membeli kamera DSLR, walaupun dengan harga yang relatif mahal.
Terkadang keinginan kita sering memliki keinginan untuk membeli sesuatu diluar kemampuan kita, contohnya ketika saya memiliki keinginan untuk membeli kamera DSLR NIKON D7000, saat itu kondisi keuangan saya kurang memungkinkan untuk membeli kamera Nikon D7000 yang baru.
Lalu solusinya adalah dengan membeli kamera Nikon D7000 Second hand. atau kamera bekas.
Namun sebelum membeli kamera DSLR second, kita perlu mengetahui riwayat kamera tersebut, biasanya dengan bertanya pada penjual, tentang kondisi kamera DSLR yang akan dibeli.
Tak jarang juga penjual yang berbohong dengan mengatakan bahwa kondisi kamera DSLR secondnya seperti baru, atau tanpa cacat. Jika sudah seperti itu, kita wajib berhati hati supaya kita tidak dirugikan nantinya. Berikut admin berikan beberapa cara untuk melihat kondisi calon kamera second yang akan kita beli.

Tips aman membeli kamera DSLR second
Nikon D7000 Second saya

Tips Membeli Kamera Second/Bekas.

1. Periksa kelengkapan kamera second yang akan kita beli, usahakan kamera tersebut memiliki Dus atau Box kelengkapan, karena jika tidak ada box, bisa jadi kamera tersebut hasil curian, walau tak semua kamera DSLR Second yang tidak memiliki box adalah hasil curian, setidaknya kita lebih berhati hati.

2. Periksa kartu garansi kamera DSLR second tersebut. Saat ini banyak beredar kamera DSLR duplikat, seperti Handphone duplikat yang banyak kita temukan dipasaran. Bila tidak terdapat kartu garansi, sebaiknya jangan dibeli, namun ada juga yang memilki garansi luar negeri, artinya saat membeli kamera tersebut si penjual tidak membeli kamera di Indonesai. Ada yang bilang bahwa, kamera dengan garansi luar negeri, kualitas bahannya lebih bagus, jika sudah seperti itu, keputusan ada dipihak sobat semua.
*Catatan penting, walau masih garansi, tetapi bukan garansi Indonesia, apabila terjadi kerusakan pada kamera tersebut, maka claim garansi tidak akan berlaku.
3. Periksa keseluruhan bodi kamera, biasanya apabila pernah jatuh, maka akan terlihat beberapa goresan pada bodi kamera tersebut.
4. Umur Sensor atau Shutter Count pada kamera DSLR biasanya berkisar antara 100 ribu sampai 400 ribu jepretan, namun ada juga yang lebih dari itu, mitos didunia fotografi ada yang menyebutkan bahwa umur kamera tergantung dari harga kamera saat pertama membeli dikali dua, artinya jika kita membeli dengan harga 5jt, maka umur kamera tersebut bisa mencapai 100ribu jepretan. sobat boleh percaya atau tidak pada mitos tersebut. Untuk mengetahui berapa jumlah jepretan kamera DSLR, biasanya admin menggunakan OPANDA IExif. Silahkan sobat download software tersebut pada www.opanda.com dan ikuti langkah cara mengetahui Shutter Count/Sc.

Cara menggunakan Opanda Iexif.

  • Silahkan download dan lakukan instalasi seperti biasa.
  • Buka software Opanda Iexif, kemudian buka file foto terakhir dari kamera yang akan dibeli (klik open).
  • Arahkan scroll mouse sampai kebawah, lihat tulisan Total Number Of Shutter Release Camera. Saya beri contoh Gambar dibawah.
Opanda Iexif software
Terlihat kamera saya Nikon D7000 dan Shutter Count 26895

5. Yang terakhir lakukan negosiasi sampai harga sesuai dengan budget sobat semua.
Nah itulah lima tips membeli kamera DSLR Second dari saya, jika sobat mengikuti tips diatas, mudah mudahan sobat tidak merasa kecewa nantinya.
Apabila sobat masih baru dan pertama kali membeli kamera DSLR, sebaiknya terlebih dahulu membaca artikel Panduan Membeli Kamera DSLR untuk Pemula.
Semoga Bermaanfaat ya.
Salam Blogger

ARTIKEL MENARIK LAINNYA :

 

Comments

comments

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates

Warning: mkdir() [function.mkdir]: Disk quota exceeded in /home/general8/public_html/wp-content/plugins/quick-cache-pro/submodules/htmlc/html-compressor/includes/core.php on line 2305

Fatal error: Uncaught exception 'Exception' with message 'Cache directory not readable/writable: `/home/general8/public_html/wp-content/cache/quick-cache/htmlc/public`. Failed on `/home/general8/public_html/wp-content/cache/quick-cache/htmlc/public/www-general-web-id/9/7/8/0/f`.' in /home/general8/public_html/wp-content/plugins/quick-cache-pro/submodules/htmlc/html-compressor/includes/core.php:2310 Stack trace: #0 /home/general8/public_html/wp-content/plugins/quick-cache-pro/submodules/htmlc/html-compressor/includes/core.php(456): websharks\html_compressor\core->cache_dir('public', '9780f9295a07f05...') #1 /home/general8/public_html/wp-content/plugins/quick-cache-pro/submodules/htmlc/html-compressor/includes/core.php(398): websharks\html_compressor\core->compile_css_tag_frags_into_parts(Array) #2 /home/general8/public_html/wp-content/plugins/quick-cache-pro/submodules/htmlc/html-compressor/includes/core.php(317): websharks\html_compressor\core->maybe_compress_combine_head_body_css('<!DOCTYPE html>...') #3 /home/general8/p in /home/general8/public_html/wp-content/plugins/quick-cache-pro/submodules/htmlc/html-compressor/includes/core.php on line 2310