Monday , 23 October 2017
Home » Uncategorized » Teknik Dasar FotoGraphy bagian II

Teknik Dasar FotoGraphy bagian II

Seperti janji saya kemarin, saya akan meneruskan artikel teknik dasar dalam fotography. dan bagi yang belum membacanya, silahkan klik link ini untuk Teknik dasar photography bagian I
Dalam seni Fotography ada Beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan dalam penentuan ruang tajam

Depth of  Field atau DoF:

  • Panjang pendeknya lensa
  • Bukaan diafragma
  • Jarak pemotretan

Perlu diperhatikan
Semakin panjang lensa yang dipakai, maka semakin tipis ruang tajam  yang di hasilkan. Begitupun sebaliknya. Contohnya apabila kita menggunakan f.5.6  dengan lensa 50mm (biasa dipaketkan dengan kamera/ lensa kit), menghasilkan ruang tajam dan lebih luas jika kita menggunakan lensa panjang tele (200mm).

SUDUT PEMOTRETAN FOTOGRAFI

Sudut pemotretan merupakan salah satu faktor yang akan menimbulkan derajat atau sudut pandang.
Tiga jenis sudut pemotretan: 
- Long shot
Gaya photo ini akan menghasilkan foto ruang yang lebih luas serta menggambarkan suasana lingkungan sekitarnya. Contohnya pemotretan dengan menggunakan lensa lebar atau wide angle.
- Medium shot
Menampilkan hasil foto ruang yang lebih sempit jika dibandingkan dengan hasil long shot. Contohnya saat mengambil gambar dengan mengunakan lensa menegah seperti lensa 35mm sampai 70mm.
- Close up
Inilah yang paling saya sukai selama ini, gaya foto ini menampilkan objek utama tanpa mengikut sertakan lingkungan sekitarnya. Sehingga subyek terlihat lebih mendetail atau sering kita sebut BOKEH, Contohnya pemotretan dengan menggunakan lensa macro atau lensa tele.

Teknik Dasar FotoGraphy bagian II



POSISI PEMOTRETAN (LEVEL) FOTOGRAFI

High Angle Shot
Sudut pemotretan yang lebih tinggi dari objek. Misalnya dari atas ke bawah dalam posisi berdiri. Atau dapat juga sudut pemotretannya lebih tinggi lagi misalnya dari udara atau yang biasa disebut Aerial (dari udara) atau juga biasa disebut “bird eye view”.
Low angle shot
Sudut pemotretan yang lebih rendah dari objek.  objek akan terkesan menjadi lebih besar dan tinggi dari yang terlihat.
Eye Level
Sudut Pemotretan yang sejajar dengan objek yang akan kita tangkap.

KOMPOSISI FOTOGRAFI

Komposisi dalam dunia Fotography sangat penting karena ini menjadi faktor pembagian ruang dalam bidang foto. berikut pembagian komposisi berdasar tutorial fotohgrafy yang  saya baca di beberapa website

  • Diagonal (kiri atau kanan)
  • Seragam (Uniform ).
  • Tegak (vertikal)
  • Datar (Horizontal)

Perlu diperhatikan Sebelum kita “Hunting” (mencari objek atau sudah ada objek)
- Periksa terlebih dahulu kartu memorycard kita, usahakan dalam keadaan kosong bisa juga dengab bawa kartu cadangan.
- Setting  ISO/ASA 100, 200. 400 atau seterusnya. Hal ini untuk memaksimalkan fungsi alat ukur cahaya pada kamera yang akan memberikan informasi apakah cahaya yang masuk kamera sudah dalam setting yang tepat atau belum.
- Pilihlah objek foto yang menarik menurut kita.
Setelah objek ditentukan, perhatikan dan tentukan sudut pemotretannya.
karena ini akan menentukan hasil dari foto yang kita ambil, Perhatikan juga latar depan atau latar belakang  untuk lebih membantu menyempurnakan hasil foto.
Hanya itu yang bisa admin sampaikan pada sahabat general
SELAMAT BER HUNTING RIA.

Salam Blogger

Comments

comments

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates