Friday , 24 November 2017
Home » Uncategorized » Teknik dasar Fotography Bagian I

Teknik dasar Fotography Bagian I

Saya mencoba berbagi sedikit tips dalam teknik fotography, walaupun saya tergolong newbi dan amat sangat baru didulia fotography, tapi apa salah nya kan saya memberi kesimpulan dari berbagai referensi.
Hal mendasar yang sangat perlu diperhatikan dalam pemotretan adalah:
1. Diafragma / bukaan lensa (f.)
2. Kecepatan (speed)
3. Lensa Yang tepat
4. Pengaturan ISO/ASA
5. Teknik pengambilan foto
    – Long shoot, medium dan close-up
    – Vertikal dan horizontal (landskap)
6.Komposisi
 Sebelum lebih jauh, kita pahami dulu apa pengertian dasar fotografi.
Menurut beberapa sumber Fotography itu diartikan melukis dengan cahaya. Semua bentuk pemotretan, pen-cahayaan ini memegang peranan yang sangat penting.
Cukup atau tidaknya cahaya atau mungkin kelebihan cahaya sangat menentukan keberhasilan sebuah foto yang indah. Oleh sebab itu pencahayaan menjadi hal vital dan memerlukan pehaman teknik yang tepat agar dapat menghasilkan gambar yang optimal.

Dalam seni FotoGraphy Sumber cahaya ada dua macam:

  • Sumber Cahaya alam, yaitu sinar matahari
  • Sumber Cahaya buatan, yaitu Flash atau Blizt.

Arah sumber cahaya pada dasarnya ada 3 arah sumber:

  • Arah depan/ Front Lighting
  • Arah belakang/ Back Lighting
  • Arah samping/ Side Lighting
Teknik dasar Fotography Bagian I
Photo By Laony

Kita bisa memanfaatkan kombinasi yang tepat dari kedua cahaya itu, demikian pula arah sumber cahaya bisa divariasikan dan diatur sehingga didapatkan pencahayaan yang optimal.

BEBERAPA KOMBINASI PENCAHAYAAN (Difragma dan kecepatan)

1.    Diafragma (simbol f.)

1.2              1.4                2.8              4             5.6            8              11               16            22             32

Diafragma Lensa

2.    Kecepatan (speed) /detik
       1/1000 —/500 —1/250 —1/125—1/60—–1/30—1/15—1/8—1/4– -½ —1/1—Bulb (B).
Speed Diafragma

Penggunaan Bukaan Diafragma/ Aperture  (f.)
Ruang tajam semakin sempit                                              Ruang tajam semakin luas
Penggunaan Kecepatan (speed)                                         untuk mereduksi gerakan atau cahaya
Untuk mereduksi gerakan                                                  semakin kabur (blur)

Ukuran bukaan difragma pada kamera terdapat pada lensa kamera. Semakin kecil angka, Semakin besar  juga bukaannya dan sebaliknya, makin besar angkanya makan makin kecil bukaannya.
Bukaan diafragma wajib sebanding dengan kecepatan yang dipergunakan. Ini disebabkan,  supaya jumlah cahaya yang masuk ke dalam  kamera tidak kurang atau lebih.
Example, semakin besar bukaan difragma akan lebih banyak cahaya yang masuk dan ini harus diseimbangkan dengan kecepatan tinggi. Contohnya seperti ini: untuk ASA 100, memotret siang hari pergunakan f.16 dan kecepatan 1/250 detik.
Nanti di lanjut lagi teknik dasar photography bagian kedua ya? waktu nya siap siap kerja
Referensi dari berbagai sumber
Salam Blogger
Update: Teknik dasar Fotografi bagian II 

Comments

comments

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates